Senin, 01 April 2019

Berbagai jenis kelemahan dan kelebihan software berbayar

Berbagai Jenis Keunggulan & Kelemahan Software Grafis BERBAYAR.
1.   Adobe Photoshop.

        Semua orang yang berkecimpung di dalam dunia desain pasti tahu aplikasi ini. Aplikasi ini sangat sering digunakan. Photoshop unggul dalam pengolahan gambar dengan basis bitmap, seperti foto. Kelebihan Adobe Photoshop antara lain :

• Dapat membuat tulisan dengan efek tertentu. Photoshop dapat membuat tulisan menjadi lebih menarik dengan fitur effect yang terdapat di dalamnya.

• Membuat tekstur dan material yang beragam. Tentunya untuk membuat ini diperlukan beberapa langkah hingga menghasilkan gambar konkrit seperti daun, logam, air, dan lain – lain.

• Mengedit foto dan gambar yang sudah ada. kelebihan ini tentu sudah diketahui oleh banyak orang. Terutama bagi mereka yang bekerja di dunia fotografi.

• Memproses materi web. Photoshop dapat digunakan untuk dunia web, terutama untuk kompresi file gambar, memotong gambar kecil – kecil dan juga membuat photo gallery.

Kekurangan dari Photoshop antara lain :

• Hanya dapat membuat gambar yang statis.

2. Adobe Illustrator

        Aplikasi ini seringkali digunakan untuk membuat gambar dengan basis vector. Dengan kata lain, dari aplikasi ini, desainer grafis dapat membuat sendiri objek atau gambarnya. Kelebihan dari Adobe Illustrator mencakup :

• Fitur cukup lengkap.

• Dapat membuat ilustrasi, logo, dan gambar vector lainnya.

• Dapat mengolah file dengan ukuran besar.

• Warna yang ada di palet tidak jauh beda dengan hasil print, karena pengaturan warnanya CMYK.

• File .ai dapat dibuka di software Adobe yang lain.

Sedangkan kekurangan dari Adobe Illustrator antara lain :

• Sulit untuk mengerjakan layout dengan Adobe Illustrator.

• Ada fitur yang tidak user friendly.


3. Corel Draw

        Aplikasi ini mungkin jarang digunakan. Tetapi ada juga beberapa desainer grafis yang menggunakan aplikasi ini. Aplikasi ini mirip – mirip dengan Adobe Illustrator, karena sama – sama mengolah gambar dengan basis vector. Kelebihannya antara lain :

• Ukuran hasil akhir dapat ditekan seminimal mungkin dengan tidak mengurangi kualitas gambar.

• User friendly dan mudah dipelajari sendiri.

• Baik untuk kolaborasi teks dan gambar.

• Banyak tools dan effect yang memudahkan pembuatan objek vector terutama dalam mendesain logo.

Sedangkan kekurangan dari Corel Draw antara lain :

• Memakan memori yang besar.

• Warna di layar tidak sama dengan hasil cetak.

• Kolaborasi foto dan objek vector menghasilkan kualitas yang kurang memuaskan jika dicetak..
        Kelebihan Dan Kelemahan                        Software Grafis Berbayar

1.PhotoShop
  Adalah software yang digunakan untuk memodifikasi gambar atau foto secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu software yang berguna untuk mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi. 
   Kelengkapan fitur yang ada di dalam Photoshop inilah yang akhirnya membuat software ini banyak digunakan oleh desainer grafis profesional. 
#Kelebihan :
• Membuat tulisan dengan effect tertentu
• Membuat tekstur dan material yang beragam
• Mengedit foto dan gambar yang sudah ada
• Memproses materi Web. 
#Kekurangan : 
• Ukuran penyimpanan file relatif besar bila terdapat banyak layer dan ukuran gambar yang besar
• Proses cetak dalam ukuran kertas pada umumnya, atau ukuran kertas yang besar relatif lebih sulit
• Akan lebih rumit ketika mengedit gambar dari banyak layer yang digabung.
2.Blender 3D
   Merupakan OSS (Open Source SOftware) atau istilah lainnya software yang dapat di gunakan di berbagai macam OS (Operating System). Ini digunakan untuk dikembangkan secara komersial, tetapi sekarang dirilis di bawah GPL (GNU General Public License).
#Kelebihan:
• Open Source
• Multi Platform
• Update
• Lengkap
• Ringan
• Komunitas Terbuka
#Kelemahan:
• Semua proses dilakukan dengan manual. 
3.Sculptis
   Sculptris, salah satu software desain gratis yang cukup fun dan menarik! Sculptris ini gunanya untuk membuat karya seni patung digital. Hebatnya software ini tersedia secara gratis dan telah memenangkan beberapa penghargaan. Pixologic, sebagai pengembang aplikasi ini telah diakui dunia dalam inovasinya diseni digital. 
#Kelebihan; 
• Sangat mudah digunakan
• Bagus untuk pematung dan penggemar seni digitar
• Tool basic yang bagus dan mudah di mengerti
#Kelemahan; 
• Kurangnya powerfull. 

List beragam software gafris berbayar dan gratis

       List Beragam Gratis Software Gratis Berbayar dan Tidak Berbayar

1. Skencil
2. Ultimate Paint
3. SmoothDraw NX
4. Fat Paint
5. Paint.net
6. GIMP
7. Pixlr
8. Sumo Paint
9. Image Magick
10.Daz Studio
11.Blender
12.Anim8or
13.PosteRazor
14.Inkscape 
15.Adobe Indesign
16.LibreCAD
17.Google SketchUp
18. AAA Logo
19.LibreOffice Draw
20.DrawPlus Starter Edition from Serif 
21.SVG-Edit. 

Konsep estetika gambar pada desain

ESTETIKA DESAIN GRAFIS
 #Pengertian Estetika  Kata estetika berasal dari kata Yunani aesthesis yang berarti perasaan, selera perasaan atau taste.  Dalam prosesnya Munro mengatakan bahwa estetika adalah cara merespon terhadap stimuli, terutama lewat persepsi indera, tetapi juga dikaitkan dengan proses kejiwaan, seperti asosiasi, pemahaman, imajinasi, dan emosi. Estetika adalah hal yang mempelajari kualitas keindahan dari obyek, maupun daya impuls dan pengalaman estetika pencipta dan pengamatannya.  Jadi dapat disimpulkan bahwa estetika adalah hal-hal yang mempelajari keindahan yang berasal dari obyek maupun keindahan yang berasal dari subyek (pengamatan/pencipta). Keindahan yang berasal dari subyek penciptanya berkaitan dengan proses kreatif dan fisolofisnya.  Kelima unsur ini sangat penting dalam pembentukan komposisi estetis secara tepat yaitu:1)Garis2)Bidang3)Bentuk4)Tekstur5)Gelap terang6)Warna

Konsep komposisi gambar pada warna

Konsep komposisi gambar pada warna
DESAIN DAN KOMPOSISI
Desain Dasar (Nirmana)
A. Pengertian Nirmana
Nirmana ( nir=tiada dan mana= makna, nirmana= tiada makna, artinya membuat desain yang tidak ada maknanya, yang diutamakan hanya keindahan secara fisik)adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa.Sumber : Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain, Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Yogyakarta 2005
B. Unsur-unsur Visual
1. Titik
Titik adalah unsur visual yang paling sederhana karena paling minim kondisinya. Titik merupakan suatu bentuk kecil yang umumnya berupa bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah. Titik dapat pula disebut sebagai noktah atau spot. Noktah terbentuk dari dua permukaan benda yang bersentuhan yang meninggalkan bekas atau noda, misalnya tetesan tinta atau cat pada kertas dan sebagainya.
2. Garis
Garis dapat diartikan sebagai suatu hasil goresan atau batas limit suatu permukaan benda, masa, ruang atau warna . Garis dapat pula diartikan sebagai sederetan titik-titik yang saling bertautan, memanjang dan memiliki suatu arah.
Berdasarkan bentuk atau wujudnya, garis bisa dibedakan menjadi garis lurus, garis lengkung, garis zig-zag, garis patah-patah, garis bergelombang, garis spiral dll. Berdasarkan arahnya, garis bisa dibedakan atas garis vertikal, garis horizontal, garis diagonal, garis diametral, garis parabola dll.
Jenis garis ada dua yaitu garis nyata dan garis semu/sugestif. Garis nyata adalah garis yang benar-benar dibuat atau sengaja dibuat, misalnya garis-garis pada sebuah gambar. Garis semu adalah garis yang tampak oleh suatu kegiatan yang tujuan sebenarnya tidak membuat garis.
3. Bidang/shape
Bidang atau shape adalah suatu bentuk dua dimensi, mempunyai panjang dan lebar, mempunyai arah dan dibatasi oleh garis. Bidang ini ada 2 jenis, yang pertama adalah bidang yang beraturan dan terukur yang sering disebut sebagai bidang geometris. Bidang yang kedua adalah bidang yang bebas, tidak beraturan, tidak terukur dan cenderung menyerupai bentuk yang ada di alam atau organis (tumbuhan, hewan, manusia dsb). Bidang yang kedua ini sering disebut sebagai bidang biomorphic.
4. Bentuk atau Gempal/form
Bentuk atau gempal atau form umumnya merupakan susunan beberapa bidang. Bentuk memiliki ketebalan, bervolume (3 dimensi). Bentuk dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bentuk beraturan dan bentuk tak beraturan. Bentuk beraturan dinamakan bentuk geometric, sedangkan bentuk tak beraturan disebut bentuk biomorphic.
5. Ruang ( Space)
Ruang dimaksudkan adalah ruang kosong (ruang yang tidak ditempati suatu unsur) pada karya 3 dimensional, sedangkan pada karya 2 dimensi, ruang adalah jarak antara unsur visual satu dengan unsur visual lain. Tujuan sebuah desain diberi ruang agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada suatu desain dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan.
6. Warna
Warna merupakan unsur visual yang sangat penting peranannya. Apakah arti warna yang sebenarnya? Warna dalam ilmu Fisika dapat diartikan sebagai sifat cahaya yang dipantulkan suatu benda. Secara fisik, warna dapat dipancarkan oleh panjang gelombang. Cahaya yang tampak oleh mata merupakan salah satu bentuk pancaran energi yang merupakan bagian yang sempit dari gelombang elektromagnetik.
Warna berdasarkan ilmu bahan adalah pigmen. Benda dapat berwarna merah karena adanya sifat pigmen benda tersebut yang memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya. Warna hitam terlihat karena adanya sifat pigmen benda tersebut menyerap semua warna pelangi. Suatu benda dapat berwarna putih disebabkan sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna pelangi.
Warna memiliki fungsi antara lain:
a. Warna sebagai warna, artinya kehadiran warna tersebut hanya sebagai tanda suatu benda yang dapat membedakan benda yang satu dengan benda lain.
b. Warna sebagai representasi alam, artinya kehadiran suatu warna merupakan penggambaran sifat objek secara nyata. Misalnya warna hijau untuk menggambar daun, warna merah untuk menggambar darah, warna biru untuk menggambarkan langit dan lainsebagainya.
c. Warna sebagai lambang atau symbol.
Kehadiran warna merupakan lambang sesuatu yang merupakan kebiasaan atau pola umum. Warna pada rambu-rambu lalu lintas, warna kain bendera, warna sampul surat merupakan beberapa contoh fungsi warna sebagai simbol atau lambang ini.
C. Penyusunan Unsur Visual/Komposisi
Prinsip – prinsip Penyusunan Unsur-unsur Visual
1. Kesatuan (Unity)
Kesatuan adalah sebuah keterpaduan. Kesatuan dalam sebuah karya rupa memiliki peranan agar tidak terlihat tercerai-berai atau kacau-balau, sehingga terasa nyaman jika dipandang. Prinsip ini merupakan prinsip hubungan antara satu unsur visual dengan unsur visual lain. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan telah tercapai.
2. Keseimbangan (Balance)
Karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar dapat dinikmati dengan baik. Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang. Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani. Jika bagian kanan dan kiri terasa lebih berat salah satunya, maka karya tersebut dikatakan tidak seimbang.
Keseimbangan dibedakan menjadi tiga jenis:
a. Keseimbangan simetris
b. Keseimbangan asimetris
c. Keseimbangan radial
3. Irama (Rhythm)
Pengertian irama dalam seni rupa adalah suatu pengulangan unsur-unsur visual. Unsur visual yang diulang dapat berupa titik, garis, bidang, maupun warna. Cara pengulangan unsur visual dibedakan menjadi 3:
a. Repetitif
repetitif adalah cara pengulangan yang sama, tetap atau stabil.
b. Progresif
Progresif adalah cara pengulangan yang cenderung meningkat, yaitu mengalami perubahan ukuran misalnya suatu bentuk yang dibuat pada suatu karya mula-mula berukuran kecil, kemudian bentuk tersebut diulangi lagi dengan ukuran yang agak besar, dibuat lagi dengan ukuran yang lebih besar lagi dan seterusnya hingga tampak suatu bentuk yang mengalami perubahan dari kecil ke besar.
c. Alternatif
Alternatif adalah pengulangan bentuk yang bergantian. Sama seperti jenis irama yang lain, irama alternatif ini dapat diperoleh dengan merubah ukuran, bentuk maupun warna.
4. Emphasis (Point of Interest)
Emphasis atau aksentuasi adalah membuat salah satu unsur yang berbeda dari unsur yang lain. Tujuannya adalah untuk menjadikannya sebagai pusat perhatian, sehingga jika karya dilihat secara keseluruhan tidak ada kesan monoton.
5. Proporsi (Proportion)
Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan –perbandingan yang tepat. Perbandingan ini mencakup perbandingan antara objek dengan ruang/bidang gambar dan perbandingan antar unsur visual dalam sebuah karya.
6. Kesederhanaan (Simplicity)
Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang. Kesederhanaan sering juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh

Konsep teori warna pada desain


Konsep teori warna pada desain
Apakah warna itu?
Warna merupakan fenomena yang terjadi karena adanya tiga unsur  yaitu cahaya,objek dan pengamat (obsever) warna dapat didefinisikan secara objektif / fisik sebagai sifat cahaya yang dipancarkan,atau secara subjektif psikologi merupakan bagian dari pengalaman indra penglihatan.
Proses terlihatnya warna adalah karena adanya cahaya yang menimpa suatu benda,dan benda tersebut menyerap dan memasukkan cahaya sampai kemata kita,sehingga terlihat warna jadi syarat terjadinya warna adalah harus ada cahaya,objek(benda) dan pengamat(mata/alat).
a.cahaya                                                                                                            
cahaya yang tampak oleh mata merupakan salah satu bentuk pancaran energi yang merupakan bagian yang sempit dari gelombang elektromagnetik.Tingkat cerahnya cahaya dinyatakan sebagai color temperature dengan satuan derajat kelvin.semakin tinggi nilai color temperature akan menghasilkan warna kekuningan (yellow wish) sumber cahaya juga akan memengaruhi warna yang akan terlihat pada objek misalnya cahaya matahari.Lampu bohlam,lampu TL (warmi cool),lampu spot,dll.
b.objek benda
objek sesungguhnya tidak memancarkan cahaya,tetapi hanya memantulkan, meneruskan dan menyerap cahaya.benda berwarna merah karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya.Benda berwarna hitam karena sifat pigmen warna berwarna  tersebut menyerap semua warna pelangi.sebaliknya warna itu berwarna putih karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna pelangi.
c.pengamat/observer
mata berperan sebagai perekam warna kondisi mata pada setiap orang bias berbeda sehingga mata manusia bersifat subjektif.bisa jadi warna pada objek yang sama akan memberikan persepsi berbeda bagi setiap orang yang melihatnya.hal itu dipengaruhi oleh antara lain:usia,jenis kelamin,kondisi fisik
mata,kondisi emosional,ukuran objek,warna background gambar,dan juga sudut pandang.
Sedangkan apabila kita menginginkan kondisi warna yang objektip (tetap) harus digunakan alat ukur yang sudah distandarkan,sehingga hasil warna akan terlihar konsisten.salah satu alat yang umum digunakan untuk melihat dan mengukur warna yaitu spectrophoto meter.
2.jenis-jenis warna
Pengetahuan tentang warna merupakan suatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan bagi setiap individu yang bekerja dibidang prepsess.Khususnya desain,sebelum menentukan warna yang sesuai dalam mendesain.
Jenis-jenis kombinasi warna dalam kombinasi warna berdasarkan komponen pennyusunnya,terdiri atas beberapa bagian yaitu:
a.warna primer,adalah warna dasar atau warna pokok yang tidak dapat diperoleh dari campuran warna lain,warna primer terdiri dari 3 warna dasar yaitu red,yellow,blue(merah,kuning,biru).Dalam dunia desain grafis dikenal sebagai warna pigmen.

b.warna skunder,adalah warna yang diperoleh dari campuran dua warna primer dengan perbandingan yang sama.warna skunder warna skunder terdiri dari ungu(campuran dari warna merah dan biru),orange(campuran dari warna merah dan kuning),dan hijau (campuran dari warna biru dan kuning).